Cara Memulai Bisnis Budidaya Ikan Cupang

jedanulis.com – Tidak hanya budidaya tanaman, akhir-akhir ini dan bahkan sudah sejak lama budidaya ikan cupang menjadi tren dan bahkan tren nya naik secara drastis. Kenaikan ini dipicu sejak pandemi Covid-19, yang melanda wilayah Indonesia. Banyak orang yang kehilangan pekerjaan banting stir untuk mengkoleksi serta budidaya ikan cupang.

Budidaya ikan cupang ini cukup menguntungkan jika dilakukan secara serius, pasalnya tidak hanya menjual ikan cupang yang bagus saja. Namun bisa juga diternakkan atau dibudidayakan, dimulai dari persilangan antar jenis untuk mendapatkan hasil anakan yang bagus dan bisa dijual dengan harga yang fantastis.

Ikan cupang atau umum disebut betta ini berasal dari Asia dan sangat mudah ditemukan di daerah Asia Tenggara, seperti Thailand sampai Indonesia. Ikan ini merupakan spesies ikan tropis, yang bisa dan mudah hidup di perairan rawa-rawa. Ikan ini memiliki labirin yang berfungi sebagai alat penafasan tambahan, yang bisa mengirup udara secara langsung.

Memulai Bisnis Ikan Cupang

Jika anda adalah pemula dan masih bingung bagaimana cara berbisnis ikan cupang, anda bisa memulianya dengan membeli anakan ikan yang masih berumur 2 atau 3 bulan. Kemudian anda lakukan perawatan yang baik, jika sudah agak dewasa atau umur sekitar 4 – 5 bulan anda sudah bisa menjualnya dengan harga yang sedikit lebih tinggi dari pada saat membeli nya. Jangan takut menjual dengan harga mahal.

Dengan umur 4 atau 5 bulan, ikan cupang sudah bisa dikembang biakkan. Ada beberapa orang (Breeder) yang menyarankan umur tersebut matang dan siap dikawinkan, adalah umur yang ideal. Jika terlalu tua maka telur pada ikan nantinya akan sulit menetas dan rasio kematian lebih banyak.

Jadi, sebagai pemula anda bisa membeli beberapa anakan ikan untuk anda besarkan. Kemudian jika sudah cukup dewasa dan sudah menampakkan warna yang bagus dari ikan itu, anda bisa menjualnya kembali dengan harga yang wajar tentunya. Pelajari dulu perilaku ikan cupang, sambil anda belajar cara mengembang biakkan.

Memulai Budidaya Ikan Cupang

Mengembang biakkan ikan cupang gampang-gampang susah, karena jika pasangan ikan tidak cocok bisa-bisa tidak jadi kawin, malah bisa jadi bertarung meski jantan dan betina sudah dikarantina untuk perkenalan awal.

Ada baiknya jika dilakukan perjodohan dengan memisahkan kedua ikan dengan botol atau box karantina. Langkah pertama, pilihlah indukan yang siap untuk dikawinkan. Biasanya usia 4 – 5 bulan sudah matang untuk kawin, dan lihat juga perut indukan betina, jika menonjol dan banyak telur maka siap untuk dijodohkan.

Proses penjodohan dilakukan dengan menggabungkan kedua ikan kedalam satu wadah, namun di pisah dengan pembatas atau botol. Yang betina dimasukan kedalam botol atau box pemisah, kemudian yang jantan tetap berada di wadah. Wadah tersebut diletakkan tanaman atau plastik dipermukaan air, agar gelembung-gelembung yang dikeluarkan oleh ikan jantan bisa menempel dan tidak berantakan.

Proses ini berlangsung selama 24 jam, jika keesokan harinya gelembung itu bertambah banyak. Dan ikan betina menunjukan tanda-tanda tertarik dengan ikan jantan, maka indukan betina bisa dilepas kedalam wadah tersebut untuk mereka proses perkawinan. Kemudian wadah itu ditutup agar tidak terlihat dan jangan terlalu rapat agar udara bisa masuk kedalam wadah.

Sebelum indukan dilepas, kedua ikan diberi makan pelet sedikit agar bisa tetap bertahan pada saat proses dan pasca perkawinan. Proses perkawinan ini juga memakan waktu kira-kira 24 jam, keesokan harinya bisa dilihat kembali, jika gelembung-gelembung yang dikeluarkan indukan jantan tadi sudah berisi telur dari indukan betina, dan perut dari indukan betina sudah kempes atau mengecil. Itu berarti proses perkawinan selesai dan berhasil, sebelum indukan betina diambil. Beri makan sedikit agar telur yang ada didalam gelembung tidak dimakan.

Setelah itu, ambil indukan betina dan pisahkan dari indukan jantan. Agar ikan jantan yang menjaga telur hingga menetas. Setelah 24 jam kembali, periksa apakah sudah ada jentik-jentik kecil. Jika ada berarti ada beberapa telur yang sudah menetas, proses penetasan ini membutuhkan waktu bisa 48jam atau 2 hari hingga semua telur menetas. Jangan lupa beri makan si ikan jantan agar tidal kelaparan dan memakan anakannya.

Jika sudah dua hari, ikan jantan diambil dan dipisahkan dari wadah. Biarkan anakan tetap diwadah sampai agar besar, kira-kira sampai umur 1 atau 2 minggu kedepan. Jika sudah terlihat membesar, maka pindahkan ke kolam atau wadah pembesaran. Hal ini dilakukan agar anakan ikan cepat membesar, selama proses pembesaran ikan.

Proses pembesaran ini biasanya hingga 2 bulan, sudah waktunya untuk dipisahkan. Karena akan fokus pada pembentukan ikan, mulai dari warna hingga pembesaran dan siap untuk dipasarkan. Anda harus siapkan banyak tempat untuk menampung anakan ikan, karena dalam sekali bertelur ikan ini bisa menghasilkan lebih dari 100 telur, dan untuk hasil maksimal biasanya antara 70 – 80 ekor yang bisa hidup (tergantung dari cara breeding).

Itulah cara dimana anda bisa berbisnis dan membudidayakan ikan cupang, jika anda tertarik anda bisa mencoba pada ikan cupang yang biasa terlebih dahulu. Yang memiliki harga murah sebagai bahan percobaan, jika sudah menemukan pola breeding nya, anda bisa melanjutkan dengan berinvestasi pada ikan yang bagus agar bisa menghasilkan kualitas ikan cupang yang baik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *